MELURUSKAN PERSPEKTIF BENCANA
Refleksi tahun baru Muharam 1429 Hijriyyah
…Barangkali di sana ada jawabnya/ mengapa di tanahku terjadi bencana/ mungkin Tuhan mulai bosan/melihat tingkah kita/yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa/atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita/coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang…
Syair lagu Ebiet G Ade tersebut sepertinya masih cukup relevan untuk menjelaskan berbagai kejadian dan bencana yang menimpa negeri ini. Bencana seakan tidak pernah berhenti. Tanah longsor dan banjir bandang meluluhlantakkan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat di berbagai daerah. Ratusan nyawa melayang dan ribuan mengalami luka-luka berat dan ringan. Muncul pula musibah kecelakaan di udara dan di laut; sebut saja kecelakaan pesawat Adam Air, Garuda, dan Lion Air serta tenggelamnya kapal Levina satu yang menewaskan ratusan orang. (more…)