Fogging PKS di Wonokromo
PKS Surabaya - Penyakit demam berdarah yang saat ini menimpa beberapa warga di Surabaya membuat khawatir warga RW 1 Karangan, Kelurahan Sawunggaling. Tercatat ada 9 orang penderita di daerah yang terdiri atas 650 kepala keluarga tersebut, yaitu tepatnya 5 penderita di RT 5, 1 penderita di RT 4, 2 penderia di RT 6, dan 1 penderita di RT 7. Demikian ungkap Soegijanto, ketua RW 1. Saat ini para pederita tersebut dirawat di Rumah Sakit Kodam. Sebagai informasi, Karangan memang terletak di dekat are markas Kodam V Brawijaya Surabaya yang berdekatan juga dengan Rumah Sakit Kodam.
Keluhan warga ini disambut baik oleh DPD PKS Surabaya ketika anggota legislatif DPRD Suabaya dari PKS Akhmad Suyanto melakukan program turun ke masyarakat bawah (turba) di RW 9 Karangan. Realisasinya pada hari Sabtu, 5 April 2008, dilakukanlah fogging (penyemprotan nyamuk demam berdarah) secara cuma-cuma yang difasilitasi oleh bidang Kesejahteraa Rakyat (Kesra) PKS Surabaya. Fogging di RW 1 ini sebenarnya sudah diprogramkan bulan Januai yang lalu, namun baru terlaksana bulan Januari. “Kebetulan ada tawaran kerjasama dari PKS, jadi kami senang sekali”, ungkap Soejanto.
Ketika ditanya mengenai faktor penyebab cepatnya penyakit demam berdarah merebak di daerah ini, Soejanto menyampaikan hal ini disebabkan dari kekurangpedulian warga terhadap lingkungan. Warga sebenarnya sudah diinformasikan untuk melaksanakan program 3 M (Menguras, Menimbun, Menutup, Red), namun mereka banyak yang mengabaikan. “Selain itu, banyak warga yang terkena demam berdarah namun tidak melapor ke RT atau RW-nya”, pungkasnya.
Darmaji,salah satu warga RW 1 menuturkan kalau di daerah mereka sudah 2 tahun ini tidak pernah dilakukan fogging. “Dulu warga melakukan fogging sendiri mas, caranya dengan menyewa perlatan dari Rumah Sakit Kodam. Dan biayanya hasil iuran dari warga sendiri”, bebernya.
Pada kesempatan itu, Rachmad Wiyono ketua wilayah dakwah (wilda 4) dalam sambutannya manyampaikan bahwa kesehatan merupakan faktor yang sangat penting dalam kehidupan. Oleh karena itu PKS menaruh perhatian yang besar terhadap masalah ini. Selain itu dalam rangka menumbuhkan budaya sehat, Rachmad juga menawarkan kepada warga unuk membentuk tim futsal dan pemberian bantuan meja pingpong yang nantinya bisa dijadikan sarana olahraga bagi warga. Di luar bidang kesehatan, Rachmad mengungkapkan kalau saat ini partainya juga mendapat tawaran dari beberapa donatur. “Ada bantuan untuk keluarga ekonomi lemah, dimana masing-masing keluarga nantinya akan mendapat 2 juta rupiah”, katanya disambut wajah sumringah warga.
Secara terpisah, ketua umum Partai Keadilan Sejahtera Kota Surabaya, Fatkur Rohman, MT, membenarkan perihal perhatian PKS terhadap masalah kesehatan. “Kami memang cukup prihatin dengan mewabahnya demam berdarah akhir-akhir ini, semoga sedikit yang bisa kami perbuat ini bisa mengurangi beban yang dirasakan masyarakat sekaligus bisa mengetuk hati pemerintah khususnya agar lebih lagi memberikan perhatiannya terhadap masalah kesehatan in, mereka harus lebih sigap lagi dan birokrasi harus lebih dipermudah jika ada keluhan dari masyarakat”, ujar Fatkur dengan semangat. (ags)