Meneropong Kesejahteraan Guru Swasta
Umar, salah satu guru baru di sekolah swasta, kaget ketika mendapatkan gaji pertama. Sebab, hitungan pak guru itu dengan bendahara sekolah berbeda. Dia yakin akan membawa pulang satu juta rupiah, namun yang diterima dalam amplop hanya Rp. 250.000. Dia pun konfirmasi ke bendahara sekolah. Senyum simpul bendahara sekolah menegaskan bahwa penghitungan sekolah tidak salah. Ternyata, masalah bermula dari perbedaan penafsiran rumus penggajian guru swasta honorer. (more…)
