Ada Apa di Balik Guremnya PKS?
Sejak pemilu 1999, 2004 dan hingga kini 2008, berbagai kalangan media massa, masyarakat luas, bahkan pengamat dari negara asing sudah tahu kalau Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu partai gurem, alias perolehan suaranya tidak pernah melebihi 8%. Tidak ada istimewa dan aneh mengenai status guremnya si bulan kembar pengapit padi itu. Bukan barang baru, biasa saja.
Namun, masyarakat luas semakin cerdas dan tidak terkecoh dengan angka kecil, sebagaimana kecilnya partai bernomor 8 itu. Sebab tidak semua yang berjumlah, berbobot, berukuran atau bernilai angka kecil itu bermakna tidak ada artinya atau tidak ada perannya.
Dengan membaca sejarah orang paham bahwa suatu bangsa, peradaban bahkan wajah dunia seringkali diubah oleh pergerakan yang dirintis oleh satu orang saja, atau segelintir golongan minoritas alias berjumlah kecil.
Contohnya adalah si raja penemu asal AS, Thomas Alva Edison, yang di dunia ini hanya berjumlah satu di antara bermiliar-miliar manusia. Dalam persen, jumlah sosok Thomas Alva Edison ini dibandingkan seluruh miliaran penduduk dunia adalah kurang lebih 0,0000000001%, yakni nyaris “nol” alias tidak ada. Jumlah ini terlampau jauh lebih kecil daripada perolehan suara PKS di pemilu 2004 (sekitar 7%).
Lalu kenapa media massa seolah hingar-bingar meliput kiprah partai bulan-padi bernomor 8 ini? Padahal PKS partai kecil, gurem, beranggota sedikit, tidak punya kekuatan, tukang koar-koar. Fenomena PKS itu bisa dipahami dengan logika sebagaimana kasus Thomas Alva Edison, sang pendiri perusahaan raksasa General Electric.
Edison, yang hanya satu orang di antara miliaran manusia, memiliki tak kurang dari 1.097 temuan yang telah dipatenkan. Dua di antaranya adalah bola lampu listrik dan sistem pendistribusian listrik, yang benar-benar telah mengubah wajah dunia, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Edison menjadi buah bibir warga seluruh dunia bukan karena jumlah sosoknya yang hanya sekitar 0,0000000001%, tapi karena prestasi luar biasanya yang berdampak dahsyat dan bermanfaat besar buat orang sejagat.
Sumber : http://pk-sejahtera.org
December 1st, 2008 at 2:36 pm
Namanya gurem, meski kecil, kalo sudah gigit bikin orang kegatelan bahkan kesakitan.
Begitupun PKS, walaupun masih dianggap gurem oleh sebagian orang, jangan kaget kalo sudah beraksi!
Banjir, Tanah longsor, …. semua di terjang sama kader PKS demi menolong saudara sesama rakyat Indonesia.
Bravo PKS!
December 4th, 2008 at 8:09 pm
YANG GUREM TIDAK SELAMANYA GUREM & YANG TIDAK GUREM TIDAK SELAMANYA TIDAK GUREM
Ass…
Saat kita tidak lolos electoral teshold, kita dianggap partai gurem, tapi orang yang petama mengistilahkan partai gurem sendiri justru partainya mengindikasikan partainya jadi partai gurem (Insya Allah), karena pendukungnya sekarang pindah ke PKS & partai pecahanya.
Wass..